Tips keuangan

Tips keuangan

Assalamualaikum salam jumpa kembali dengan kita kita yang berjiwa optimis dan produktif. Kali ini kita kita mau ngebahas soal “TIPS KEUANGAN”…hayooo siapa yang ngilerr dengan uang uang duit duit….heee, tidak dipungkiri kalau kita ini sangat ketergantungan dengan uang.

Bagaimana tidak ketergantungan dengan uang lha… wong semua yang kita lakukan mulai dari mau tidur sampai tidur kembali dipikiran kita selalu duit…duit dan duit…sampai ada lagu legendaris dari almarhum mbah surip…Bangun Tidur…Tidur lagi…Bangun lagi..Tidur lagi…bablass…haaaa..atau lagu dari Nicky Astria…lagi..lagi uang..uang bisa bikin orang mabuk kepayang…uhuyy…gak bosen deh klo bicarakan “KEUANGAN”. Tapi kali ini kita tidak ngebahas uang secara fisik ya prend….tapi bagaimana cara mengelola keuangan dengan bijak.

Yukkss…berandai andai..boleh donk!. Hidup berkecukupan secara materi sandang, pangan, dan papan tersedia dan tidak habis sampai tujuh turunan, pertanyaannya apakah hal ini membuat hidup kita tenang dan nyaman? Ada sebagian orang setuju dengan hal ini, namun jika kita tela’ah dari segi kemanfaatan secara kemanusiaan dan kelaziman kurang tepat. Pada dasarnya mengelola “KEUANGAN” itu bukan berdasar fisik/materi tapi dari bagaimana kita bisa mengatur atau menempatkan “KUANGAN” itu sesuai dengan kegunaannya. Contoh: dalam usaha modal berupa uang sangat penting tapi jika tidak dibarengi dengan perencanaan “KEUANGAN” yang baik tidak akan bermanfaat bahkan banyak kasus kita malah terjebak dan menjadi budak ‘KEUANGAN”.

Nahh…dulur dulur…berikut “TIPS KEUANGAN” yang baik dan bermanfaat serta barokah.

  1. Pisahkan antara “KEUANGAN” pribadi dengan ‘KEUANGAN” usaha. Jika kita tidak bisa memisahkan, kita tidak akan bisa mengetahui secara pasti apakah usaha kita menghasilkan keuntungan atau tidak, karena semua pemasukan dan pengeluaran jadi satu, tau tau uang habis dan tidak bisa untuk memutar modal.
  2. Pisahkan sebagian keuntungan usaha untuk menambah asset/investasi dalam pengembangan usaha, misalkan dibelikan alat atau sebidang tanah/sewa lokasi usaha yang akan digunakan untuk ekspansi.
  3. Jangan sekali kali menggunakan dana usaha/modal untuk keperluan yang bukan pada pos nya, misalkan menggunakan “KEUANGAN” pos bahan baku untuk dibelikan alat meskipun dibuat sistem meminjam. Karena uang untuk membeli bahan baku sangat urgent untuk keberlangsungan usaha kita yang terus berjalan secara periodik. Sebaiknya jika ingin membeli alat produksi dialokasikan hasil keuntungan lain untuk ditabung dengan target tertentu.

Ehhh…gak kerasa sudah terlena membaca “TIPS KEUANGAN”, semoga dapat diterapkan sobat sobat yang hebat dan bersemangat.

Salam Sehat Semangat

Helmy Syarief-HeszIndonesia

front page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *