EKSPOR ITU MUDAH – 2

EKSPOR ITU MUDAH – 2

EKSPOR ITU MUDAH

Volume 2

Kenapa harus ekspor? Hingga saat ini, menjual produk keluar negeri masih dianggap sesuatu yang sulit dan berbelit. Mereka membayangkan kegiatan ekspor melewati prosedur yang sangat rumit dan melelahkan serta berbiaya tidak sedikit, dan masih banyak kendala kendala lainnya.

Sebetulnya aktivitas ekspor itu justru sangat menguntungkan, karena banyak sekali keunggulannya, antara lain nilai mata uang yang berbeda dengan Negara kita sehingga mendapatkan selisih dari nilai tukar, bagi Negara kita ekspor merupakan kekuatan perekonomian karena Negara mendapatkan devisa, tahan banting krisis seperti yang di alami di dunia saat tulisan ini saya buat kondisi Negara kita dan dunia sedang dilanda pandemic covid 19. Namun demikian beberapa Negara sudah membka diri terkait aktivitas ekspor, sedangkan di Negara kita masih mengalami kesulitan dan masih berusaha memulihkan kondisi perekonomian.

Kita lihat bersama seperti Negara jepang yang dulu Negara nya hancur akibat Hirosima dan Nagasaki di bom sekutu sehingga memporakporandakan hampir separo Negara Jepang, namun Jepang bangkit dan berbenah dengan langkah meningkatkan aktivitas Ekspor. Hasilnya kita lihat saat ini jepang salah satu Produsen terbesar di Negara kita, hampir sebagian produk elektronik dan otomotif dikuasai produsen Jepang. Tidak ketinggalan RRC, tidak diragukan lagi hampir 50% lebih seluruh produk yang beredar di Negara kita made in China. Negara Negara yang berkonsentrasi pada perdagangan ekspor memeng meniatkan untuk memproduksi barang yang memiliki pangsa pasar Ekspor. Mereka juga maksimal memasarkan demi kejayaan ekonomi Negara. Dengan Ekspor kita juga bisa mengetahui kebudayaan dan kebiasaan setiap Negara yang berbeda beda karakter.

Bisnis Ekspor saat ini sangat tepat sekali dilakukan karena sejak Masyarakat Ekonomi Asean berlaku mulai 2015 tidak ada lagi sekat antar Negara dalam keluar masuk barang. Asia Tenggara yang merupakan bagian dari ASEAN merupakan pasar potensial dan sangat terbuka peluang nya. Cakupan kawasan ini menjadi sebuah pasar yang sangat besar. Sementara itu, untuk mempermudah proses perdagangan, telah dilakukan berbagai kesepakatan kerja sama ekonomi, baik itu kesepakatan antara dua Negara maupun kesepakatan regional kewasan dengan suatu Negara. Contoh kesepakatan kerjasama anggota ASEAN melalui Asean Free Trade Area (AFTA), dan Asean Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dengan adanya beberapa kesepakatan kerjasama tersebut maka tidak ada sekat antar Negara yang sudah melakukan kesepakatan kerajasama.

Bagi kita pebisnis di Indonesia yang melakukan Ekspor, kondisi tersebut merupakan peluang sekaligus ancaman. Di satu sisi, dengan adanya pemberlakukan kesepakan kerjasama semakin membuka peluang Ekspor. Namun disisi lain, di Indonesia merupakan pasar yang memungkinkan dan sangat “empuk”. Oleh sebab itu pilihan yang ada adalah apakah kita menjadi penonton atau turut berperan memanfaatkan peluang bisnis Ekspor?.

Kesempatan ini harusnya dapat dimanfaatkan terutam pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam melakukan aktivitas Ekspor. Di Forum-forum kerjasama ASEAN sering di bahas kemudahan-kemudahan untuk pelaku UMKM dalam aktivitas Ekspor. Dengan berbagai kemudahan sistrm perdagangan di ASEAN, seperti Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kini saatnya melakukan Ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen berbagai barang dan jasa dari Negara lain. Dalam kesepakatan MEA setidaknya ada lima hal pokok yang harus diperhatikan, yaitu arus bebas barang, jasa, tenaga kerja terampil, investasi, dan modal.

Adanya arus bebas barang menjadikan persaingan kualitas dan harga barang semakin ketat. Hal ini sangat di maklumi terjadi pada produk-produk hasil pertanian negeri tetangga Asean yang masuk ke Indonesia ketika petaninya sedang atau menjelang panen raya. Ketika harga “masuk” berdatanganlah produk produk tersebut ke Indonesia tanpa bisa di cegah. Begitu juga dengan jasa, tanpa ada larangan dan hambatan. Jasa pada masa mendatang berlaku pada berbagai bidang profesi. Tenaga terampil pun juga seperti itu marak sekali berdatangan ke Indonesia seperti tukang las, jahit, montir, pramuniaga, dan sebagainya. Mereka semua tenaga tenaga professional di bidangnya.

Sampai disini dulu ya..gaess untuk pembahasan ekspor mudah volume 2, lain waktu kita lanjut ke  volume 3.

Salam,

UKM Ekspor Mendunia

 

EKSPOR ITU MUDAH – 1

EKSPOR ITU MUDAH – 1

EKSPOR ITU MUDAH

Volume 1

Sebelum bicara Ekspor terlebih dahulu mari kita evaluasi bsinis kita yang sudah kita jalani selama ini, apakah ada peningkatan yang stabil, atau sangat meningkat secara signifikan, atau mungkin stagnan, atau bahkan menurun sampai ke titik yang tidak mampu bangkit lagi?

 

Baiklah!!… kalau kita sudah evaluasi dan mengetahui dari hasil evaluasi tersebut, yukk kita bedah salah satu kegiatan bisnis kita yang merupakan ujung tombak dari bisnis tersebut yaitu pemasaran…yaa..pemasaran. Bila kita bicara terkait pemasaran yang terbayang di benak kita adalah pembeli..sangat betul sekali karena factor utama pemasaran terletak di loyalitas pembeli. Jika pembeli loyal sudah dipastikan pemasaran kita stabil, tapi sebaliknya jika tidak loyal sudah pasti pemasaran kita akan terhambat atau terkendala. Selain factor pembeli juga dipengaruhi oleh factor lain misalnya, kualitas produk, delivery, harga, dan service.

Kita kembali ke strategi pemasaran… SAAT situasi seperti ini dimana kondisi pandemic yang melanda dan tidak di ketahui kapan berakhirnya. Pemasaran online menjadi satu cara yang efektif dan efisien untuk mendongkrak pemasaran. Bicara pemasaran online banyak sekali marketplace yang ada seperti shoppe, bukalapak, tokopedia, blibli, olx, dan sebagainya yang semuanya hampir sama dengan segala kelebihan dan kekurangan yang pada intinya bias membantu untuk transaksi dan komunikasi dengan pembeli.

Aktivitas pemasaran online tidak terlepas dari peran ekspedisi sebagai kompenen yang juga penting dalam memperlancar proses pemasaran online karena aktivitas tersebut satu rangkaian sehingga penjual dan pembeli saling di untungkan. Sebagai Penjual dapat mempromosikan produknya ke pembeli, sedangkan pembeli mendapatkan produk yang diinginkan dari penjual, disinilah peran ekspedisi agar produk dari penjual yang diinginkan pembeli sampai di tangan sehingga penjual juga mendapatkan pembayaran sesuai yang disepakati dengan pembeli.

Terkait Ekpedisi, banyak sekali provider yang ada misalnya : TIKI, JNE, JNT, T&T, Pos, Wahana, Kereta Api, dan sebagainya yang ke semua nya membantu mengirimkan barang dari penjual dan sampai di tangan pembeli dengan selamat sesuai yang diinginkan.

Sampai disini kawan-kawan sudah memahami yaa…, intinya kita sebagai penjual aktivitas yang saya uraikan diatas sudah dilakukan oleh kawan kawan disini sebagai pebisnis, jika ada perbedaan mungkin hanya dalam hal frekuensi dan intensitas nya saja.

Berikutnya kita bahas terkait ekspor ya….gaess…

Jika kawan kawan sudah pernah melakukan aktivitas yang saya sebutkan diatas berarti kawan kawan juga sudah bisa melakukan aktivitas ekspor, karena notabene ekpor itu sama dengan jual beli di dalam negeri hanya bedanya kita jualan ke Negara lain. Inti dari aktivitas ekspor itu adalah menawarkan suatu barang kepada calon pembeli di luar negeri. Yang perlu disiapkan oleh eksportir adalah mencari pembeli, menawarkan barang ke pembeli, deal dengan pembeli, dan menyiapkan barang yang di pesan pembeli selanjutkan di kemas/packing, berikutnya antarkan ke ekspedisi selanjutkan ekspedisi yang mengurus segala sesuatunya termasuk surat surat dan dokumen kepabeanan dan mengirimkan ke pembeli diluar negeri sesuai alamat yang dituju. Sesimpel itu!!!!!!.

 

Sampai disini dulu ya..gaess untuk pembahasan ekspor mudah volume 1, lain waktu kita lanjut ke  volume 2.

 

Salam,

UKM Ekspor Mendunia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SUKSES STORY (1)

SUKSES STORY (1)

UKM NAIK KELAS MELALUI COOPERATIVE TRADING HOUSE

PROVINSI JAWA TIMUR

BAGIAN I

 

Peningkatan jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Negara kita semakin tahun semakin meningkat seiring dengan perkembangan dunia usaha dan persaingan bisnis yang ketat. Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu Provinsi dengan jumlah penduduk yang besar dan jumlah unit usaha yang juga besar serta beragam, menjadikan Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang jumlah pendapatan daerah nya yang cukup besar pula.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina dalam memberdayakan dalam rngka membantu Usaha Kecil dan Menengah untuk naik kelas berupaya memberikan program program pemberdayaan dan mengawal program tersebut sehingga tepat guna dan tepat sasaran. Salah satu program unggulan yang di launching sejak 5 tahun lalu sampai saat ini memberikan kontribusi atas kemajuan dan keberhasilan dalam membina dan memberdayakan Usaha Kecil Menengah sehingga bisa naik kelas.

Cooperative Trading House (CTH) Produk UKM Jawa Timur adalah program dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur yang berdiri dan beroperasional tangga 7 Juli 2015 dan diresmikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. CTH Jawa Timur bertujuan membantu menjembatani produk UKM mempertemukan dengan Buyer potensial sehingga mampu bersaing di pasar Global. Program CTH Jatim ini sejak awal berdiri konsisten memfasilitasi dan mendampingi UKM naik kelas terutama UKM yang berorientasi Ekspor. Beberapa UKM Binaan CTH Jawa Timur yang saat awal bergabung masih belum memiliki kapabilitas dari sisi standar produk dan standar SDM UKM yang bersangkutan, setelah melalui proses pembinaan dan pendampingan terutama di proses akses pemasaran dan standarisasi produk dan SDM, setelah 2-3 tahun berjalan dengan pembinaan dan pendampingan yang intens pada akhirnya dapat memiliki standar produk dan standar SDM, bahkan ada beberapa UKM binaan CTH Jawa Timur saat ini sudah bisa Ekspor. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan CTH Jawa Timur dibutuhkan oleh UKM Jawa Timur pada khususnya dan UKM Se-Indonesia pada Umumnya. Harapannya Provinsi lain bisa mengadopsi program ini sehingga UMKM Indonesia unggul dan Indonesia Maju.

Cerita terkait UKM Binaan CTH Jawa Timur yang telah di bina dan di dampingi CTH Jawa Timur hingga saat ini bisa Ekspor akan di bahas di bagian 2 Sukses Story, demikian sedikit sharing pengalaman sejarah berdirinya Cooperative Trading House Jawa Timur, semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi untuk kemajuan bersama.

 

Salam UKM Indonesia Maju dan Sukses.

 

Bersambung……….bagian 2

 

 

 

 

 

SUKSES STORY (3)

SUKSES STORY (3)

UMKM NAIK KELAS MELALUI COOPERATIVE TRADING HOUSE

PROVINSI JAWA TIMUR

BAGIAN 3

Dibagian ke 2 kisah ini menunjukkan dan menggambarkan bahwa BangZay merupakan pengusaha yang petarung, tidak kenal menyerah dan tangguh. Kita lanjutkan yaa..di bagian 2 cerita ini bahwa BangZay menunjukkan sampel produk abon lele ke Direktur CTH Jatim dan ditanggapi oleh Bapak Helmy Syarief dengan sabar dan penuh ketelatenan. Disampaikan oleh Bapak Helmy Syarief bahwa Produk Abon lele ini sangat inovatif dan kreatif namun masih perlu banyak pembenahan terutama kemasan dan perizinan. Menerima saran dan masukan tersebut BangZay langsung bertanya “apa yang harus saya lakukan?” Bapak Helmy menjawab pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengikuti pelatihan kemasan. Kebetulan CTH Jatim merupakan program Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur maka ada beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh UKM Jawa Timur salah satunya pelatihan gratis dan dapat diikuti oleh seluruh UKM Se-Jawa Timur.

Setelah mendapatkan informasi seperti diatas segera Bangzay mencatat jadwal jadwal pelatihan yang ada, dan yang terpenting peletihan kemasan. Tidak sekedar mengikuti pelatihan kemasan, bangzay juga rajin berkonsultasi ke narasumber yang kebutulan juga salah satu tim asistensi di CTH Jatim. Beberapa kali mengikuti konsultasi kemasan bangzay sudah bisa membuat kemasan yang lumayan bagus minimal bisa menarik konsumen untuk membeli. Jadi produk dengan kemasan yang menarik bisa menambah nilai jual. Sampai disini bangzay belum merasa puas padahal penjualan pada saat ini mulai ada peningkatan karena desain kemasan masih dirasa kurang menarik keinginan nya bahan kemasan dari foil sehingga kedap, namun harga belum terjangkau sehingga diurungkan atau pending. Langkah selanjutnya sesuai arahan CTHJatim mengurus perizinan yaitu Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), pengurusan ini pengajuannya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat tempat produksi dilakukan. Proses Pengurusannya tidak terlalu lama paling lama 1 bulan sudah keluar perizinan P-IRT tersebut.

Perizinan P-IRT sudah diperoleh, kemasan pouch sudah diperoleh tinggal mengatur strategi pemasaran dan mengatur stok dan proses produksi. Pada tahapan ini bangzay tinggal memperluas jangkauan pemasaran sambil memperbaiki kualitas dan ketersediaan bahan baku.

Penasaran dengan kisah selanjutnya, bagaimana tanggapan Direktur CTH Jawa Timur Bapak Helmy Syarief melihat sampel Produk Bangzay yang dikemas sederhana tersebut? Tunggu kisah inspiratif di bagian 3, jangan sampai ketinggalan kisah inspirasi tersebut.

Tunggu tanggal mainnya di bagian 3, sekian dulu wassalamualaikum…wr..wb.

SUKSES STORY (2)

SUKSES STORY (2)

SUKSES STORY

UMKM NAIK KELAS MELALUI COOPERATIVE TRADING HOUSE

PROVINSI JAWA TIMUR

BAGIAN 2

Hai…kawan2 dan pembaca setia kami, di bagian 1 cerita ini telah di sampaikan bahwa salah satu binaan CTH Jawa Timur pada saat kisah ini di tulis sudah berjalan transaksi Ekspor nya. Meski kolaborasi dengan pihak lain untuk menjalankan Ekspornya namun tidak menyurutkan niat selalu berinovasi dan kreatif serta memiliki niat untuk maju.

Diawali usaha yang unik dan belum banyak orang yang menjalankan bisnis tersebut, Zainal Efendi yang berdomisili di Klayatan Kota Malang Jawa Timur memulai usaha membuat minuman es dawet, minuman yang biasanya terbuat dari tepung dan dibentuk bulat lonjong kecil2. Minuman tersebut asalnya dari daerah Jawa Tengah. Namun BangZay panggilan akrab Zainal Efendi berinovasi yang unik dan berbeda, minuman dawet lele. Orang awam pasti membayangkan aneh sekaligus penasaran rasanya. Ikan lele merupakan spesies ikan yang hidup dan dipelihara untuk di konsumsi sebagai lauk pauk. Namun di tangan BanZay olahan ikan lele dijadikan minuman dawet. Diawal jualan dawet lele banyak mendapat respon konsumen yang baik maupun yang kurang baik. Namun demikian tidak membuat BangZay patah semangat bahkan terus berinovasi dan mengedukasi masyarakat bahwa minuman dawet lele nya sangat lezat dan enak di konsumsi serta bervitamin dan bernutrisi tinggi.

Tidak lama menggeluti usaha minuman dawet lele, BanZay melihat karena potensi ikan lele masih bisa di olah untuk produk lain dan sangat prospek makan beliau ber ide membuat olah ikan lele menjadi abon. Pembuatan abon lele ini juga tidak mudah, beberapa kali uji coba gagal karena banyak factor yang mempengaruhi salah satunya karena sifat ikan lele yang basah dan dijadikan abon yang harus kering perlu inovasi yang sesuai dan pastinya peralatan yang mumpuni. Setelah beberapa kali uji coba akhirnya bisa memproduksi produk olahan ikan lele yaitu Abon Lele. TIdak sampai disitu urusan belum selesai, produk abaon lele sudah jadi dan siap untuk dijual namun kendala masih ada yaitu kemasan, nah disinilah kemampuan pengusaha pemula diuji, ketika produk baru sudah jadi dan siap dijual atau dipasarkan masih masih harus memikirkan yang lainnya dan itu harus dilakukan karena terkait erat dengan strategi pemasaran.

Pada titik inilah BangZay giat mencari informasi kemasan yang sesuai dengan produknya ABon Lele. Suatu ketika berkunjung ke Cooperative Trading House/CTH Jawa Timur yang pada waktu itu ber alamat di Ruko Juanda Business Center Jl. Bandara Juanda Sidoarjo. Berbekal sampel produk yang hanya di kemas dengan plastik polos dan sederhana, memberanikan diri berkonsultasi dan menanyakan informasi terkait kemasan untuk produknya tersebut. Padahal waktu itu BangZay tidak mengetahui Cooperative Trading House itu apa?. Beliau hanya dapat info dari teman nya katanya bisa bantu pemasaran. Pertam kali menginjakkan kaki di CTH Jatim dan bertemu dengan Direktur CTH Jawa Timur Bapak Helmy Syarief. BangZay dengan percaya diri menunjukkan produknya Abon Ikan yang hanya di kemas sederhana dengan plastik polos tanpa tulisan apapun.

Penasaran dengan kisah selanjutnya, bagaimana tanggapan Direktur CTH Jawa Timur Bapak Helmy Syarief melihat sampel Produk Bangzay yang dikemas sederhana tersebut? Tunggu kisah inspiratif di bagian 3, jangan sampai ketinggalan kisah inspirasi tersebut.

 

Tunggu tanggal mainnya di bagian 3, sekian dulu wassalamualaikum…wr..wb.

ANALISA BISNIS SAAT PANDEMI BAGI UMKM

ANALISA BISNIS SAAT PANDEMI BAGI UMKM

By Bambang Irawan

 

[19.56, 4/9/2020] Bambang Irawan: Bgmana kondisi para umkm CTH dlm masa pandemi dan krisis ini?

[19.56, 4/9/2020] Bambang Irawan: Apakah ok2 saja atau merasa ada perbedaan yg aneh?

[19.57, 4/9/2020] Bambang Irawan: Mungkin saat ini bnyak orang mengeluh tetapi sbtulnya saat yg baik untuk RESET

[19.57, 4/9/2020] Bambang Irawan: Alias menata balik bisnisnya

[19.59, 4/9/2020] Bambang Irawan: Saat ini semua pemain bisnis melihat kesempatan besar untuk melakukan resetting bisnisnya

[20.00, 4/9/2020] Bambang Irawan: Ada bisnis baru yg aneh sprti masuk dgn menjual emas dlm berat 0.1 gram

[20.02, 4/9/2020] Bambang Irawan: Bbrpa tahun lalu semua memuji bisnis ini dan semua mau jualan online tapi kok pada loyo dan berguguran

[20.03, 4/9/2020] Bambang Irawan: Pandemi setiap 100 tahun sekali kalo jaman dulu yg disasar manusianya kalo sekarang ekonominya

[20.03, 4/9/2020] Bambang Irawan: Maka dunia semua setuju bilang akan Resesi bersama

[20.04, 4/9/2020] Bambang Irawan: Kalo dibilang resesi kenapa ada bisnis baru sprti nabung emas 0.1 grm

[20.04, 4/9/2020] Bambang Irawan: Dan kenapa Ecommerce yg baru afdol gugur

[20.05, 4/9/2020] Bambang Irawan: Karena RESET tadi semua start dr awal

[20.05, 4/9/2020] Bambang Irawan: Nah jadi umkm CTH perlu tau bhwa dunia start awal lagi

[20.06, 4/9/2020] Bambang Irawan: Kalo umkm produknya lagi enak terus kena effect Covid Pandemi maka seprti kena RESET tsb alias START AWAL

[20.07, 4/9/2020] Bambang Irawan: Otomatis mati atau gugur dan start lagi

[20.09, 4/9/2020] Bambang Irawan: Bisnis Ecommerce nya gugur tapi start awal lagi dgn nabung emas 0.1grm dan bisa beli lwat online atau offline tapi RESET targetnya anak sd dan smp dan diajak nabung bukan beli emas

[20.09, 4/9/2020] Bambang Irawan: Kenapa nabung pertanyaannya krna orang yg beli emas atau belanja berkurang sekali

[20.10, 4/9/2020] Bambang Irawan: Pdhal emas masuk barang yg paling kuat bertahan dlm ekonomis juga.

[20.10, 4/9/2020] Bambang Irawan: Lihat petani jika panen beli emas dan kalo paceklik jual emasnya

[20.13, 4/9/2020] Bambang Irawan: Sdangkan nilai tukar Rupiah yg hancur krna semua dunia atasi Covid tdak bisa juga melampaui emas

[20.13, 4/9/2020] Bambang Irawan: Bahkan pemain index saham malah glundung warna merah

[20.13, 4/9/2020] Bambang Irawan: Balik ke umkm produk…apa sekrang harga jualnya bisa naik??

[20.14, 4/9/2020] Bambang Irawan: Dibeli saja sudah untung

[20.14, 4/9/2020] Bambang Irawan: Malah pada discount biar bisa muter bisnis umkm nya

[20.15, 4/9/2020] Bambang Irawan: Maka kalo sy boleh advis..semua umkm mesti duduk liat produk dan pasarnya…dan ?…cari ilham bgmana RESET nya

[20.15, 4/9/2020] Bambang Irawan: Justru yg cepat dan paham RESET dan START AWAL maka akan survive saat ini

[20.16, 4/9/2020] Bambang Irawan: Contoh bbrpa umkm yg banting stir dr bikin kue jahit masker dan APD baju…dan banjir order…tetap umkm tapi RESET

Melengkapi ide dan masukan dari Pak BI

  1. UKM kudu saling menurunkan turunan produk nya sebanyak nya sesuai dengan kondisi covid

Baik layanan dll

Pak Kris soKresh iki Gawe oatmeal ubi. Wes apik . Ini contoh sing bisa dicreate Utk Reset krn bahan oatmeal kan gandum dan kebutuhan Utk org sakit uakeh ini

  1. UKM kudu mulai melakukan gerakan bersama jadi ada clustering produk yg perlu Reset Ben cepet pemulihannya

Utk jaga2  3 th ke depan

Anggap e iki kondisi perang lg susah

Introspeksi produk dan pasar dan segera RESET krna pasar nya lagi galau semua

Contoh yg jual makanan sate pkl aja buka rumahan dan buka order OPEN PO dan ambil antar pake GOJEK

[20.42, 4/9/2020] Bambang Irawan: Bisa begitu tapi juga bisa anda malah pada posisi pandemi jadi network yg mrka butuhkan

[20.42, 4/9/2020] Bambang Irawan: Contoh sekrang bnyak orang jadi bawa produk2 asli dr berbgai daerah krna pemain aslinya tidak lakukan RESET tapi dia yg lakukan

[20.48, 4/9/2020] Bambang Irawan: Ekonomi akan tetap di push jalan pd pandemi krna smua negara rane2 buat anggran bantuan ekonomi dan pemulihan

[20.49, 4/9/2020] Bambang Irawan: Contoh waktu PSBB orang liat seprtinya semua orang di rumah

[20.49, 4/9/2020] Bambang Irawan: Pdhal pembangunan PSBB semua fasilitasnya gerakkan ekonomi

[20.50, 4/9/2020] Bambang Irawan: Buat wastafel..buat sticker jaga jarak..pake masker dll

[20.50, 4/9/2020] Bambang Irawan: Ribuan umkm jadi pembuat hand sanitizer

[20.51, 4/9/2020] Bambang Irawan: Buat face shield dll

[20.51, 4/9/2020] Bambang Irawan: Siapa bilang ekonomi stop….barang bekas ember cat aja laku jadi tong air cuci tangan

STARATEGI BRANDING DAN KEMASAN

STARATEGI BRANDING DAN KEMASAN

By Nasrulllah hasjim

[20.03, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Alhamdulillah, bahagia sy mlm ini karena sy bs ngumpul lg mesti via online dgn sahabat2 sy anggota CTH, semoga semuanya dlm keadaan sehat wal afiat, produktif dan fokus mencari berkah dari setiap tetes keringat yg kita keluarkan, fokus bagaimana agar semua aktifitas, ilmu dan pengalaman kita selalu menjadi manfaat buat saudara saudara kita yang lain, sehingga ilmu dan pengalaman  kita berarti buat mereka, aamiin.

[20.04, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Malam ini kita bicara terkait kemasan dengan tema “Memahami konsep desain kemasan sebagai strategi branding yang efektif”.

[20.05, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Bapak ibu dalam mengemas produk, setiap pelaku usaha memiliki orientasi berbeda, ada yg hanya fokus kpd proteksi, dan ada yang orientasi kpd branding, dan ada yang orientasi kpd keduanya. Bergantung seberapa pemahaman mereka atas kebutuhan dan peran kemasan.

Tentang yg orientasi kpd Proteksi , disini kemasan lebih fokus sbg wadah utk melindungi produk dan kemudahan membawa produk tsb dgn wadah/kemasan, orientasi ini sdh ada jauh sebelum modernisasi dan menjadi orientasi umum sejak pertama mereka butuh kemasan

[20.07, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Sementara ada yg hanya orientasi kpd branding, tp lemah di proteksi. Orientasi ini hanya fokus kpd konsep desain dan tampilan tapi tidak memahami kebutuhan bahan kemasan sebagai perlindungan dan ketahanan produk, ada yg sudah tepat secara penggunaan bahan kemasan, tp masih tdk praktis utk dibawa, dikirim dll. sehingga konsumen merasa tidak puas dan kecewa.

[20.08, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Orientasi yang tepat adalah orientasi kpd branding yang sekaligus tidak mngesampingkan orientasi proteksinya, sehingga desain kemasan, tampilan kemasan melalui warna, grafis, dan tata letak serta info labelisasi yg sudah memikat tersebut tidak terkecewakan oleh kondisi produk yang tetap aman, terlindung dan praktis untuk kebutuhan mobile dan pemgiriman.

[20.10, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: malam ini kita akan lebih fokus  kpd pembahasan terkait konsep desain kemasan sebagai strategi branding yang efektif.

[20.12, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: harus dipahami bahwa desain kemasan, termasuk bentukan tampilan kemasan (kotak, pouch, pillow dll) adalah bagian darji brand

[20.13, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: tepatnya adalah brand identity nya, atau visual brand nya. sehingga bagaimana wajah dan tampilan brand kita maka salah satunya adalah wajah kemasan kita

[20.14, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: maka mengkonsep desain kemasan kita dengan konsep yg menarik adalah bagian dari strategi branding

[20.16, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: maka disini banyak yg salah memahami “kesakralan”  desain kemasan.  Desain kemasan ibarat jimat untuk mentekuk lututkan calon konsumen pada pandangan pertama.

[20.17, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: jadi yg kita kuasai emasionalnya adalah pada kontak pertama, pada saat pertama konsumen melihat brand/kemasan kita

[20.19, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: sehingga begitu akan lounching produk kita, PASTIKAN bahwa kemasan kita sdh betul2 sanggup berperan menjadi JIMAT yg didalamnya kemasan tsb berisi mantra-mantra PENARIK PERHATIAN calon konsumen

[20.20, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: mantra-mantra itu ada pada info labelisasi, photograp produk, warna dan unsur grafis

[20.20, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: sekarang pertanyaannya, apa yang MENDASARI SEBUAH KEMASAN ITU HARUS MENARIK ?

[20.21, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Pertama, Konsumen berbelanja di supermarket, butuh sekitar 3-5 detik untuk melihat ke arah produk.

Kemasan produk kita akan beradu saat dijejer dengan  produk kompetitor, pertaruhannya hanya di kisaran 3-5 detik saja, jadi klo kemasan kita gagal memicu calon konsumen di hitungan waktu tsb, maka produk kita tak menjadi target dibeli. Karena gagal memicu calon konsumen untuk tertarik, calon konsumen hanya lewat begitu saja, apalagi klo ternyata lagi desain kemasan produk kompetitor jauh lebih menarik

[20.23, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: kedua, : Pemenang pemasaran sekarang bukan lagi yang produknya bagus, tapi yang mampu membangun persepsi positif kpd calon konsumennya, sehingga pada saat ini bukan yg produknya palling luarbiasa saja yg akan memenangi pasar hari ini, tapi mereka /umkm yg mampu membangun image positif kpd calon konsumennya, sehingga mencul tras, loyalitas

[20.27, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: secara visual persepsi itu ada pada kemasan, org akan melihat produk kita bagus, luar biasa bergantung kpd bgmana kepandaian dan ketepatan seorang designer kemasan menyampaikan pesan / komunikasi kpd calon konsumennya, sebagus apapun sebuah produk dihasilkan tapi melihat tampilannya tdak meyakinkan, tidak menarik, tidak memicu, maka produk itu tdk akan muncul kelebihannya, produk itu menjadi biasa2 saja

ini bukan berarti produk lantas tdk diperhatikan, JANGAN JUGA BILANG bahwa produk tdk penting, yang penting itu kemasannya, BUKAN BEGITU !, ingat posisi kemasan bersifat impresi spontan, bersifat memicu org mengambil tindakan membeli, jatuh cinta pada pandangan pertama sebagai efek desain kemasan, setelah org tertarik dan membeli, dilanjutkan membuka kemasannya, terus mencicipi produknya, maka disitiulah PENENTU UTAMANYA, berkelanjutan (repeat) atau tidak, kalau org menjadi tertarik membeli maka sesungguhnya TUGAS UTAMA desain kemasan sdh optimal, TINGGAL SEKARANG adalah kualitas produk yg dipertaruhkan, kalau ternyata produk tidak sesuai dengan apa yg ada dlm BENAK konsumen setelah melihat desain kemasannya, maka  CUKUP SEKALI saja konsumen itu membeli produk kita, Maka intinya Desain kemasan itu bukan untuk menutupi kekurangan produk, TAPI JUSTRU untuk menyampaikan kelebihan produk !

ketiga, : Desain kemasan adalah identitas visual brand, artinya secara visual itulah yang menancap dalam benak konsumen, semua unsur pd desain kemasan harus BERPERAN EFEKTIF dalam memperkuat ingatan wajah brand kita

produk tsb adalah MINUMAN JUS, desain di konsep luar biasa, coba diperhatikan detail, betapa saat Jus tsb masih penuh maka tampilan kemasan terlihat ilustrasi buah apel, jeruk, delima seakan masih utuh, begitu tinggal separuh, maka visual yg tampak terkesan buah tersebut pun tinggal separuh, begitu habis, maka terkesan gbr buah tsb jg sdh habis hehe

luar biasa konsepnya, melihat desain tsb RASANYA KITA INGIN SEKALI MENEGUKNYA, TERLIHAT SANGAT SEGAR SEKALI, DAN TERKESAN KITA MINUM JUS DARI BUAH ASLI

ini kan terjadi karena kita di awal lounching umkm blm teredukasi dgn kemasan yg tepat dan hebat utk kita branding, sehingga ketika mulai merasa harus mengganti dgn kemasan yg lebih modern beresiko menghadapi persoalan ini\

[21.01, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: beda lg dgn semen holcim yg dgn komunikasi iklan di TV dlm waktu singkat publik paham dgn kemasan barunya, tp meski demikian merubah desain itu tidak mudah, lebih berat dr pd membuat produk baru dgn kemasan baru. Dalam merubah desain kemasan butuh riset yg hati2 agar pelanggan kita tetap BERSEDIA LOYAL bahkan lebih bangga membeli produk kita dgn kemasan barunya

[21.04, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: INGAT TEMAN-TEMAN SEMUA, Konsumen sekarang dalam membeli produk TIDAK SEKEDAR DIA MENDAPATKAN APA, TAPI SETELAH MEMBELI PRODUK KITA MEREKA MENJADI SIAPA ?

[21.05, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Maka jadikanlah dengan desain kemasan produk kita  yg bagus mereka menjadi BANGGA membeli produk kita

]INILAH TARGET DARI STRATEGI BRANDING, Membangun kontak emosi antara konsumen dgn produk kita, intinya BRANDING itu adalah adalah kegiatan MENGAKTIVASI VALUE produk kita ke dalam benak konsumen

[21.15, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: inilah yang membedakan BISNIS dengan BRAND, BISNIS yg dioptimasi adalah SDM nya, BRAND mengoptimasi benak konsumen nya

[21.15, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: mungkin itu yg bs sy ulas malam ini bapak/ibu semua

[21.18, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Terimakasih atas kesempatan yg diberikan kpd saya mlm ini, mhn maaf klo ada yg kurang dan salah, semoga lain waktu kita bs bahas lg, amiin

[21.19, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: Terimakasih atas perhatian nya, makasih Pak Helmi, Mas gagas, Mbak Juli dan bpk/ibu teman2 anggota CTH semua.

[21.19, 3/9/2020] Nasrullh-kemsn Mjkt: sy cukupkan Assalamualaikum WrWb

MENEBAR KEBAIKAN UNTUK KEBERKAHAN

MENEBAR KEBAIKAN UNTUK KEBERKAHAN

Oleh : Helmy Syarief

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, bismilahirohmanirohim. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan oleh ALLAH SWT, Sholawat dan salam tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Saya terlahir dari keluarga yang sederhana di Kota Malang, Ayah saya wirausaha sedangkan ibu saya seorang pengajar di sebuah sekolah dasar negeri di Kota Malang. Saya 4 bersaudara, saya anak pertama. Sejak kecil saya dan adik adik di didik oleh orang tua untuk mandiri dalam segala hal. Contoh kecil dalam melaksanakan ibadah sholat 5 waktu orang tua tidak pernah menyuruh, karena sudah kewajiban, dan setiap selesai sholat magrib secara otomatis mengaji tanpa diperintah. Kebiasaan ini dilakukan sampai saya dan adik adik beranjak dewasa dan berkeluarga. Kebiasaan sehari hari selain ibadah misalnya membersihkan rumah tidak pernah diperintah atau di suruh, sudah kebiasaan saya dan adik adik. Begitu pula ketika saya memulai berkeluarga memiliki putra dan putri, kebiasaan kebiasaan saat dahulu ketika berumpul dengan orang tua dan adik adik saya terapkan di keluarga saat ini.

Dalam hal karir, setelah lulus kuliah di Kota Malang, tahun 1999 saya merantau ke Surabaya kebetulan ada saudara tinggal di sana memiliki kantor usaha bidang konsultan bisnis. Disinilah saya mulai belajar bisnis dan konsultan bisnis. Ternyata setelah saya pelajari dan saya praktekkan dilapangan, mengandung makna tersirat bahwa ilmu itu jika tidak ditularkan atau di sampaikan ke orang lain lambat laun akan lupa dan hilang. Tapi jika ilmu itu disampaikan atau ditularkan, insyallah tidak akan lupa dan tidak mungkin menghilang bahkan selalu ada dan makin bertambah wawasan kita. Selama 15 tahun saya berkecimpung di kegiatan konsultan pendampingan bisnis, selama itupula saya merasakan banyak manfaat dan keberkahan jika kita ikhlas dengan niat berbagi tanpa pamrih, insyallah duniawi akan mengikuti. Inilah yang jadi pegangan karir saya yang pada akhirnya tahun 2015 diberikan amanah oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur untuk mengelola dan menjalankan program yang diberi nama “COOPERATIVE TRADING HOUSE” yang beralamat di Jalan Bandara Juanda No. 22 Sidoarjo.

Dari awal diberi amanah mengelola dan menjalankan “COOPERATIVE TRADING HOUSE” saya berniat untuk mengabdikan diri berbagi dan membantu saudara saudara yang membutuhkan terutama pengusaha pemula yang ingin mempromosikan atau mengakses pemasaran secara luas. Disinilah tantangan baru muncul karena sesuai instruksi dari Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Timur di minta untuk membantu dan mendampingi UKM seluruh Jawa Timur. Padahal jumlah UKM Jawa Timur pada tahun itu sekitar 8jutaan UKM. Namun demikian karena dari awal berniat berbagi maka tugas yang berat itu menjadi ringan karena ternyata UKM UKM yang gabung dengan CTHJATIM membantu saya untuk berbagi juga dengan yang lain, dan semakin lama semakin banyak UKM UKM yang tergabung CTHJATIM saling berbagi.

Salah satu sukses story pendampingan yang saya lakukan dari nol di CTHJatim adalah seorang pemuda dari kota malang yang pada waktu itu bertemu pertama kali dengan saya barusan di PHK perusahaan tempat bekerjanya. Awal mula beliau belum ada ide bisnis apapun, namun demikian beliau memiliki tekad dan niat kuat untuk berusaha menjadi pengusaha. Setelah beberapa kali bertemu akhirnya pemuda ini saya bimbing dan sarankan mengikuti pelatihan di Dinas Koperasi dan UKM Prov Jawa Timur untuk mengasah kemampuan Sumber Daya Manusia. Setelah beberapa kali mengikuti Pelatihan sudah bisa membuat produk, setelah beberapa kali tes pasar awalnya banyak yang suka dan memesan, namun lambat laun menurun peminat nya. Akhirnya pemuda ini mulai lagi dari nol dan mengikuti lagi beberapa kali pelatihan, sampai pada akhirnya memutuskan membuat rambak pisang. Sama seperti produk sebelumnya tes pasar yang dilakukan diawal banyak yang berminat namun seperti sebelumnya lama lama menurun peminatnya. Pada akhirnya mengikuti lomba foodstartup yang diadakan BEKRAF dan masuk nomininasi 3 besar. Ternyata produk tersebut mempunyai nilai bisnis yang bagus ke depannya hingga pada akhirnya mendapatkan investor. Setelah investor masuk produk semakin berkembang dan pesanan mulai banyak sampai Luar Negeri. Diawal mendapatkan suntikan dana dari investor masih produksi di rumah tahun kedua sudah mendirikan  pabrik sendiri, berlanjut tahun ketiga berencana mendirikan pabrik yang kedua dan sampai saat ini sudah bisa ekspor ke 4 Negara.

Dari kisah diatas saya merasakan barokah dan manfaat yang tidak ternilai dan tidak tergantikan dengan apapun. Saya meresakan bagaimana membantu mendampingi menjalani proses sebuah bisnis dari nol sampai pada akhirnya bisnis tersebut berkembang sangat pesat. Sekelumit kisah sukses ini menjadikan kita bahwa berbagi itu tidak menjadikan kita kekurangan, justru menjadikan kita bertambah persaudaraan dan dengan silahturahmi kita tambah rezeki dan umur insyallah.

Demikian kisah berbagi saya semoga menjadikan inspirasi bai pembaca dan bapak ibu kawan kawan saudara untuk bekal kita di akhirat dan pertangungajwaban kita kepada ALLAH SWT. Pada akhirnya saya mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.#hs

 

 

HOBBY MENJADI PROFESI

HOBBY MENJADI PROFESI

Artikel by:helmy syarief

8 April 2021

Pernah ga sih dulur2 terlintas atau mengingat masa lalu saat masih kecil ketika di tanya cita2??…pasti paling banyak seloroh bilang jadi dokter/polisi/guru, saya sendiri waktu itu menyebut jadi polisi, karena waktu kecil saya pernah hilang dan diketemukan polisi dianter pulang. Kepikiran jadi polisi bisa menemukan yang hilang2..heee…termasuk mungkin bisa menemukan uang hilang…haaa. Tapi menginjak remaja sudah beda ketika di tanya cita2 yang terbersit saat itu ketika remaja saya menjawab jualan krupuk…haaa…itulah yang terjadi tapi itu pula lah yang saya alami..karena pasa saat kecil menyebut jadi polisi karena bisa menemukan saya pas hilang jadi asal sebut. Setelah remaja ditanya cita2 saya menyebut jualan krupuk, karena bapak saya sering kali meminta saya untuk membelikan krupuk jika makan. Jadi kepikiran saya jika jualan krupuk saya tidak di suruh suruh beli malah dapat untung..haaaa…dasar masih remaja sudah bisa mikir untung..

Ketika menginjak dewasa saya sempat cita2 yang waktu itu menjadi hobby jualan krupuk redup dan tidak jadi hobby lagi karena hobby saya berubah suka jalan2, kluyuran sama teman2 camping, panjat gunung, taveling pokoknya ngeluyur sampai ga pulang selama sebulan. Dalam hati kok bisa bisanya ya..cita2 hobby berubah dan tidak sinkron antara cita2 hobbi walaah..tambah mumet kalau dipikir terus terusan.

Sempat saya tidak punya cita2 dan tidak punya hobbi, wes pokok e kalo diajak dolan ayukkk saja..cuss. setelah lulus kuliah dan benar2 butuh duit untuk nikahh baru kepikiran kalo saya harus puter otak gimana caranya bisa dapat penghasilan wong saya ga punya keahlian. Pada akhirnya hobbi saya yang dulu jualan krupuk saya munculkan lagi tapi tidak mudah karena namanya HOBBI itu pastinya yang di sukai sesuai keinginan sesuai passion. Intinya saya gimana caranya dapat penghasilan, ya sudah g ada pilihan tetap jualan krupuk sampai pada akhirnya diminta bantuan teman menjualkan produk lain yaitu es, haduhh ga kebayang jualan krupuk saja susah diminta bantuan jualan es, karena teman saya bantu ehh diluar dugaan kok laku juga karena ternyata orang beli krupuk pasti haus akhirnya beli es.

Sejak itulah saya menekuni HOBBI saya jualan apapun yang bisa dijual yang penting laku dan ada yang beli. Karena hobbi saya inilah menjadikan PROFESI saya saat ini sebagai Konsultan Bisnis Strategi Marketing dan jualan kripik..semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi.

Salam Sehat Semangat

Helmy Syarief

mentorhelmy.com

KEKUATAN POSITIVE THINKING

KEKUATAN POSITIVE THINKING

Artikel 7 April 2021

by: Helmy Syarief

Pernah suatu saat saya mengalami kejenuhan luar biasa karena kekesalan pikiran dan fisik yang terus menerus diperas untuk sesuatu ambisi. Namun sesuatu tersebut memberikan motivasi sehingga dalam melakukan kegiatan mempunyai target yang jelas dan terukur. Disinilah tantangan bagi saya untuk mencapai target tersebut. Semakin target tersebut tercapai dalam pikiran saya merasa puas dan bangga atas pencapaian.

Dalam proses pencapaian tersebut saya menggunakan emosi yang tidak terkontrol sehingga meskipun mencapai target dan merasa puas, tapi di dalam hati tidak tenang dan seolah olah dibayang bayangi harus mencapai target.

Dari sini ada pelajaran yang bisa kita renungkan bahwa semua orang pasti ingin hidup bahagia, sejahtera, dan sukses, serta cara mencapai hal tersebut juga berbeda beda. Ada yang menganggap seseorang dikatakan bahagia, sejahtera dan sukses itu jika memiliki harta kekayaan yang tidak habis habis. Ada juga yang mengatakan harta kekayaan itu tidak jaminan orang bahagia dan sejahtera. Nahh!!! Sobat kategori yang mana Nihh..!!! jangan2 kategori lain atau dunia lain..heeee.

Definisi bahagia, sejahtera, dan sukses tersebut setiap orang juga memiliki persepsi yang berbeda beda. Terlepas dari itu semua bahwa di dalam setiap diri kita memiliki sebuah kekuatan yang luar biasa dan tidak akan muncul kekuatan itu jika kita tidak memunculkan sendiri. Padahal setiap manusia diberikan anugerah oleh Tuhan hal tersebut, tapi masih banyak orang tidak menggunakan malahan digunakan sebaliknya…Hayooo..penisirin yeee…apa an kekuatan itu…apakah tenaga dalam? Ilmu kanoragan?…ilmu kebatinan..ilmu hitam putih…haaaa…bukan itu.

KEKUATAN POSITIVE THINKING adalah sebuah kekuatan yang kadang kita sendiri tidak menyadari padahal sudah ada pada diri kita semua namun tidak banyak orang yang mengetahui dan memunculkannya. KEKUATAN POSITIVE THINKING jika kita punya rasa empati, dapat mengerti, menerima kritikan, tidak egois, tidak merasa benar, tidak paling pintar, tidak mentang-mentang, dan tidak sombong. Cukup dengan merasa bersyukur atas pencapaian selama ini dan selalu merasa bangga dan senang serta mendukung atas capaian orang lain dengan demikian KEKUATAN POSITIVE THINKING akan muncul dan kita merasa puas tanpa merasa berambisi namun target tetap tercapai.

Yukks sobat2 budayakan dan biasakan kita selalu POSITIVE THINKING agar hidup bahagia, sejahtera, dan sukses luar biasa.

Salam Sehat Semangat

Helmy Syarief

Mentorhelmy.com